Jenis Investasi Properti Secara Umum

Selasa, 22 Desember 2015
Dibaca: 1275 Kali

Jenis Investasi Properti Secara Umum
Ilustrasi | Ist

Bisnis properti kini mulai digandrungi lantaran keuntungan yang didapat menjanjikan. Selain rumah dan tanah, ada jenis lain yang bisa dilirik jika ingin berbisnis properti.

Berikut jenis ivestasi properti secara umum seperti dikutip dari buku Inilah Saatnya Investasi Properti Gaya Anak Muda, Ulfah Khaerani

1. Tanah, Pasar tanah banyak dilirik oleh investor properti individu. Setelah membeli tanah, ia mendirikan bangunan di atasnya lalu menjualnya. Investor tersebut mendapat keuntungan dari selisih harga tanah setelah dibangun sebuah properti dengan harga tanah pada awal dibeli.
2. Tanah Kavling, Investor individu juga banyak yang suka membeli tanah kavling dari pengembang di mana ia bisa membangun rumah sesuai desainnya sendiri. Setelah rumah jadi, investor tersebut lalu menjual rumahnya saat harga sedang tinggi. Tak sedikit pula menjual tanah kavling yang belum ada bangunannya.
3. Properti Bangunan, yang termasuk properti bangunan adalah rumah, rumah toko (ruko), rumah kantor (rukan), apartemen, dan townhouse. Semua properti bangunan dijual berdasarkan permintaan dan penawaran. Pasarannya dipengaruhi oleh harga bahan bangunan, suku bunga KPR, kondisi sosial ekonomi dan musim properti.
4. Goodwill Property, Hotel, Vila, rumah sakit, dan persewaan adalah jenis-jenis proeprti yang dibangun sekaligus dikelola manajemen dan pelayanannya oleh investor.
5. Properti Sewaan (Leasing), Properti yang biasa disewakan adalah rumah, ruko, rukan dan town house. Investor individu dan instansi sering menyewakan sebuah properti yang baru dibangunya. Investasi aktif ini memungkinkan investor mendapat keuntungan dari sewa properti setelah dikurangi dari harga tanah dan modal saat membangun properti.

"Kami melayani Jasa Bangun Rumah, Jasa Renovasi Rumah dan Jasa Desain Rancang Bangun"

Layanan Telpon & SMS :
0813 6765 2617 (SAIMAN)

Jasa Renovasi Rumah